Lama Tidak Menstruasi ? Waspadai 4 Penyakit Ini

Lama tidak menstruasi atau haid, namun bukan sedang dalam masa hamil ? Sebagai seorang perempuan tentunya kita akan resah jika mengalaminya.

Menstruasi merupakan sebuah proses yang penting bagi seorang perempuan, yang menandakan normalnya kerja sistem reproduksi.

Jadi, apakah masalah terhentinya menstruasi bisa disimpulkan sebagai akibat dari masalah pada kemampuan ber-reproduksi ? Dan adakah resiko berbahaya akibat lama tidak haid ?

Amenore Primer & Amenore Sekunder

Kondisi dimana seorang perempuan mengalami terhentinya haid, atau lama tidak menstruasi, dikenal dalam dunia medis dengan istilah amenore.

Masalah amenore, dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu amenore primer dan amenore sekunder.

Amenore primer, adalah kondisi dimana seorang perempuan sudah memasuki usia matang reproduksi, atau sekitar 18 tahun, namun belum juga mengalami menstruasi.

Sedangkan amenore sekunder merupakan masalah dimana seorang perempuan yang pernah mengalami menstruasi, kemudian tidak mendapat haid minimal 3 bulan berturut-turut.

Penyebab Lama Tidak Menstruasi

Amenore, atau kondisi lama tidak menstruasi, pada sebagian besar kasus sebenarnya bukanlah sebuah penyakit, namun merupakan tanda atau gejala dari penyakit tertentu, seperti

  1. Tumor Hipofisis
  2. Tumor hipofisis adalah tumor yang terjadi di dalam otak.

    Penderita tumor hipofisis sangat mungkin mengalami amenore, namun umumnya disertai dengan keluhan lain seperti sakit kepala, dan gangguan pada kemampuan melihat.

  3. Anoreksia Nervosa
  4. Penurunan berat badan yang ekstrim akibat rasa takut menjadi gemuk, diet ketat, dan suplemen pelangsing, bisa memicu amenore.

    Waspadalah jika anda memiliki berat tubuh rendah dan mengalami gangguan menstruasi.

    Karena anoreksia nervosa bisa menyebabkan masalah serius pada organ reproduksi yang menyebabkan anda sulit mendapatkan keturunan.

    Baca juga, Ampuh ! 5 bahan alami ini bisa mengatasi masalah rambut rontok.

  5. Amenore Galaktore
  6. Hingga saat ini belum diketahui penyebab pasti dari masalah amenore galaktore, namun gangguan kadar hormon seringkali dikaitkan sebagai penyebabnya.

    Penderita amenore galaktore selain mengalami lama tidak menstruasi, juga mengalami keluarnya cairan dari payudara menyerupai air susu.

    Sama seperti anoreksia, amenore galaktore juga memiliki efek kurang baik terhadap organ reproduksi.

    Sebaiknya segera periksakan diri jika anda merasa khawatir telah mengalami masalah amenore galaktore tersebut.

  7. Perubahan Hormon Pasca Persalinan
  8. Setelah melahirkan, atau di masa menyusui, seorang perempuan sangat mungkin mengalami lama tidak menstruasi.

    Hal tersebut merupakan hal yang normal mengingat masih tidak seimbangnya kadar hormon di dalam tubuh.

    Namun, jika amenore atau terhentinya haid disertai dengan masalah pada produksi ASI, atau produksi air susu yang terhambat. Maka amenore tersebut wajib diwaspadai.

    Yang dikhawatirkan adalah terjadinya sindrom sheehan, yang efek buruknya bisa menyebabkan anda sulit untuk kembali hamil.

    Tanda-tanda dari masalah amenore terakhir ini adalah terhentinya haid, produksi ASI yang sedikit, dan penurunan libido.