Waspada KSS, Kanker Kulit Akibat Sinar Matahari

KSS atau Karsinoma Sel Skuamosa, merupakan jenis kanker kulit akibat sinar matahari.

Meskipun bukan satu-satunya jenis kanker yang dipicu karena radiasi sinar UV, KSS menjadi jenis kanker kulit dengan jumlah penderita terbanyak di dunia setelah jenis kanker melanoma maligna.

Bahkan, bukan hanya dialami oleh banyak orang. Kasus KSS mendapatkan perhatian karena peningkatan jumlah penderita yang dapat dikatakan cukup pesat.

Setiap tahunnya, tercatat ada pertambahan sekitar 3,5 % jumlah penderita KSS dengan jenis kelamin pria, dan 6,8 % pertumbuhan jumlah penderita KSS berjenis kelamin perempuan.

Kanker Kulit Akibat Sinar Matahari

Karsinoma Sel Skuamosa, atau KSS, timbul akibat paparan radiasi sinar ultraviolet berlebih yang mengenai kulit.

Orang-orang yang lebih sering menghabiskan waktu atau beraktifitas di luar ruangan dan terkena sinar matahari, sangat besar resikonya mengalami kanker kulit jenis KSS tersebut.

Di Indonesia, karena lokasi geografisnya berada di daerah garis khatulistiwa, kemungkinan timbulnya masalah kanker kulit lebih besar dibanding negara lain yang lebih jauh dari area garis khatulistiwa.

Melanoma maligna, karsinoma sel basal, dan karsinoma sel skuamosa, adalah 3 jenis kanker kulit yang sangat mungkin dialami oleh orang-orang di negara ini yang kurang melindungi diri dari paparan radiasi sinar UV.

Tips Mewaspadai Kemungkinan Timbulnya Kanker Kulit Akibat Sinar Matahari

Kanker merupakan masalah kesehatan yang disebabkan pertumbuhan sel tak terkendali dan bersifat agresif.

Pada jenis kanker kulit, sinar matahari merupakan zat karsinogen, atau zat yang memicu timbulnya kanker, selain zat-zat berbahaya lainnya seperti bahan baku kosmetik tidak aman, dan zat karsinogen dari bahan di sekitar kita.

Kanker kulit akibat sinar matahari jenis KSS ditandai dengan munculnya benjolan di area kulit. di ikuti dengan luka yang sulit disembuhkan.

Kulit yang mengalami KSS juga terlihat kemerahan dan terasa kasar saat disentuh.

Kanker kulit bisa terjadi di semua bagian tubuh kita, namun area paling rentan adalah di kulit sekitar leher, kulit kepala. punggung tangan, dan bagian kulit lainnya yang paling sering terkena sinar matahari.

Kanker kulit jenis KSS sangat mudah dideteksi, sehingga sangat mungkin ditangani sejak awal pertumbuhannya.

Tekhnik operasi, radioterapi, cryoyherapy, dan kemoterapi. salah satunya bisa dipilih untuk menangani karsinoma sel skuamosa, tergantung tingkat keparahannya.

Ada beberapa artikel cintai diri yang bisa anda baca setelah ini untuk melindungi kulit lebih baik, dan menghindari kemungkinan timbulnya kanker, yaitu