Infeksi Saluran Kencing, 6 Gejala & 9 Tips Mencegahnya

Infeksi saluran kencing ternyata lebih rentan dialami oleh perempuan dibanding laki-laki.

Bukan hanya memiliki kemungkinan lebih besar mengalami infeksi saluran kencing, seorang perempuan bisa saja mengalami masalah tersebut lebih dari satu kali seumur hidupnya.

Infeksi Saluran Kencing

Infeksi saluran kencing merupakan masalah infeksi yang terjadi pada bagian sistem kemih. Bisa di ginjal, kandung kemih, ureter, atau uretra.

Baca juga, 6 manfaat ajaib lengkuas untuk kesehatan

Pada tubuh perempuan, saluran uretra atau saluran pembuangan urine terakhir, memiliki ukuran yang lebih pendek dibanding pria, sehingga jarak dari bagian luar ke kandung kemih lebih dekat.

Hal tersebut membuat bakteri dari luar lebih cepat mencapai kandung kemih.

Selain itu, posisi nya yang lebih dekat dengan anus juga memungkinkan perpindahan bakteri yang bisa menyebabkan infeksi di saluran kemih hingga ke ginjal.

Tak hanya itu, pada perempuan yang sudah menikah, aktifitas seksual juga dapat ikut meningkatkan resiko infeksi, akibat dari perpindahan bakteri dari vagina ke saluran kencing.

Tips Mencegah Infeksi Saluran Kencing

Ada beberapa tips sederhana yang bisa membantu mencegah atau memperkecil kemungkinan terkena infeksi saluran kencing, yaitu

  1. Tidak menahan buang air kecil. Segera lakukan jika anda merasa ingin buang air kecil, dan kosongkan kandung kemih sepenuhnya
  2. Bilas atau bersihkan dengan arah depan ke belakang setelah buang air kecil. Ini untuk mencegah perpindahan bakteri dari anus
  3. Cukupi kebutuhan cairan tubuh. Jumlah ideal adalah sebanyak 8 hingga 10 gelas per hari nya
  4. Kurangi berendam di bath tub. Mandi dengan shower atau gayung membuat anda lebih aman dari kemungkinan infeksi saluran kencing
  5. Hindari menggunakan alat pembersih kewanitaan yang mengandung pewangi
  6. Jaga kebersihan area intim, terutama setelah berhubungan seksual
  7. Sangat disarankan untuk segera mungkin buang air kecil setelah berhubungan
  8. Jaga agar area intim tidak lembab dalam waktu yang lama, dan
  9. Gunakan pakaian dalam yang mampu menyerap keringat atau basah, dan celana yang tidak terlalu ketat

Baca juga, waspadai resiko radang usus buntu jika anda kurang minum air

Infeksi saluran kencing bisa menyerang siapa saja, segera periksakan diri ke dokter jika anda khawatir mengalami masalah tersebut, atau anda mengalami gejala-gejala berikut ini,

  1. Sering ingin buang air kecil, namun jumlah urin yang keluar hanya sedikit
  2. Nyeri atau terasa panas saat buang air kecil
  3. Terasa sakit pada area perut bawah atau sekitar kemaluan
  4. Air kencing berwarna keruh, gelap, dan beraroma tajam
  5. Mudah merasa lelah, dan
  6. Jika infeksi menjangkau ginjal, akan mungkin muncul demam atau merasa kedinginan.