Awas ! Jangan Pakai Softlens Sebelum Tau Bahayanya

Awalnya, lensa kontak atau softlens yang kita kenal saat ini merupakan sebuah alat yang diproduksi untuk menggantikan fungsi kacamata.

Dibanding kacamata, lensa kontak lebih digemari karena dirasa lebih praktis, tidak rentan jatuh, hilang, atau pecah. Sehingga kemudian semakin banyak orang memilih menggunakan lensa kontak untuk menggantikan kacamata.

Seiring meningkatnya pengguna alat bantu melihat tersebut, softlens kemudian dimodifikasi dengan warna dan tampilan yang menarik, yang bisa membuat mata penggunanya menjadi lebih terlihat cantik.

Dari situlah kemudian diproduksi lensa kontak atau softlens yang khusus dipergunakan untuk kebutuhan fashion atau menunjang penampilan.

Resiko Bahaya Menggunakan Softlens

Resiko Menggunakan Softlens

Meskipun dinilai lebih praktis dibanding kacamata, softlens jauh membutuhkan lebih banyak perhatian dan perawatan, terutama dalam hal kebersihannya.

Sebab, penggunaan softlens yang kurang higienis bisa berdampak buruk bagi organ mata kita.

Iritasi mata, abrasi kornea, dan infeksi, merupakan resiko yang mungkin timbul akibat menggunakan lensa kontak yang tidak higienis.

Sayangnya, banyak perempuan kurang memahami hal tersebut. Ada banyak yang berpendapat jika merendam lensa kontak menggunakan cairan pembersih khusus lensa kontak sudah cukup untuk membersihkan nya sebelum digunakan.

Padahal, bukan hanya kebersihan lensa kontak yang harus kita jaga.

Saat kita memasang lensa kontak, akan secara pasti kita mempergunakan tangan, atau tepatnya jari kita.

Jika kita tidak membersihkan tangan sebelum memasang lensa kontak, sangat mungkin kotoran atau bakteri berpindah dari jari ke lensa kontak.

Bukan hanya kotoran dan bakteri dari tangan, hal-hal berikut ini juga bisa menyebabkan resiko bagi pengguna lensa kontak,

  1. Menggunakan lensa kontak saat mandi atau berenang
  2. Tidak melepas lensa kontak sebelum tidur
  3. Menggunakan cairan non disinfektan untuk membersihkan lensa kontak
  4. Sembarangan menyimpan lensa kontak di tempat yang tidak tertutup dan terlindungi.

Saat terjadi gangguan pada organ mata akibat dari penggunaan kontak lensa yang tidak higienis, sebenarnya kita bisa dengan mudah mengetahui cirinya.

Jika mata menjadi merah, terasa perih, gatal, silau saat melihat cahaya normal, atau bahkan penglihatan menjadi terganggu, anda perlu mewaspadai adanya efek buruk dari lensa kontak yang anda gunakan.

Jangan abaikan ciri-ciri gangguan organ mata tersebut, dan sebaiknya anda segera melakukan konsultasi dan memeriksakan diri ke dokter mata sebelum masalah di organ mata anda menjadi semakin serius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *