Mari Kenali Ciri & Tips Menghindari Alergi Kosmetik

Alergi kosmetik bisa dialami oleh siapa saja, penyebabnya adalah bahan kimia yang terkandung didalam produk kosmetik tersebut.

Ya, meskipun kosmetik memiliki manfaat untuk menambah kecantikan penampilan wajah kita, kandungan bahan di dalamnya sangat mungkin menimbulkan reaksi yang tidak kita inginkan terhadap kulit wajah.

Seringkali, reaksi alergi muncul saat kita menggunakan produk kosmetik atau produk perawatan wajah yang baru, atau belum pernah kita pakai sebelumnya.

Tentunya, sangat tidak aman membiarkan reaksi alergi yang ditimbulkan oleh kosmetik.

Agar lebih mudah kita hindari, mari kita kenali ragam reaksi alergi yang mungkin timbul dari produk riasan yang kita gunakan.

Alergi Kosmetik di Kulit Wajah

Kulit wajah kita cenderung sensitif terhadap bahan kimia.

Apalagi, beberapa jenis bahan kimia dalam kosmetik bersifat alergen, atau memicu alergI.

Saat kulit mengalami alergi, gejala yang paling umum terlihat adalah timbulnya rasa gatal dan rasa panas atau perih pada permukaan kulit.

Rasa gatal akibat alergi di kulit wajah tersebut mungkin tidak langsung terasa pada saat anda menggunakan produk riasan yang memicu alergi.

Bisa saja gejalanya timbul beberapa menit, atau bahkan beberapa jam setelah kita menggunakan produk riasan wajah tersebut.

Waspadai, terutama setelah anda menggunakan produk kosmetik atau perawatan wajah yang baru, jika kemudian timbul rasa gatal, perubahan warna kulit menjadi kemerahan, atau bahkan terjadi pengelupasan kulit di sebagian area kulit wajah.

Pada kondisi alergi terhadap produk riasan mata, kita juga mungkin mengalami pembengkakan di kelopak mata, bola mata menjadi merah, dan mata terasa sakit, atau lebih peka terhadap cahaya.

Tips Menghindari Alergi Kosmetik

Gejala paling umum dari reaksi alergi adalah timbulnya rasa gatal.

Jika tiba-tiba anda merasa gatal di kulit wajah, terutama setelah anda menggunakan produk perawatan wajah yang belum pernah anda pakai sebelumnya. Anda sangat disarankan untuk segera menghentikan penggunaan produk tersebut.

Atau, untuk mengantisipasi dan mencegah kemungkinan timbulnya alergi, sangat disarankan untuk terlebih dahulu melakukan uji sensitivitas kulit terhadap produk baru yang akan anda gunakan.

Caranya dengan menggunakan sedikit saja produk yang akan kita pakai di kulit tangan.

Jika kemudian terasa gatal atau muncul reaksi alergi seperti ruam atau biduran, maka lebih baik untuk menghindari mengaplikasikan produk tersebut ke kulit wajah.

Satu hal lagi yang penting untuk kita ketahui, meskipun alergi kosmetik sangat mungkin timbul akibat bahan kimia bersifat alergen, seperti phthalate, paraben, atau quaternium-15, yang terkandung didalam produk kosmetik. Namun bisa saja alergi timbul bukan karena reaksi terhadap bahan kimia tersebut.

Kosmetik yang diaplikasikan dengan bantuan alat, seperti kuas atau spons, yang kurang terjaga kebersihannya, juga bisa menyebabkan alergi di kulit wajah.

Kotoran pada kuas, spons, tangan anda, atau bahkan di meja rias, juga bisa menyebabkan reaksi alergi di kulit wajah.